Kamis, 23 September 2010

transitif dan intransitif untul N 4

Verba berorientasi objek

  1. Verba transitif dan intransitif
  2. Perhatikan partikelnya!

Verba transitif dan intransitif

Di bahasa Jepang, kadang-kadang ada pasangan verba yang intinya sama yaitu verba transitif dan intransitif. Bedanya adalah verba transitif melibatkan aksi oleh pelaku aktif sedangkan pada verba intransitif aksi terjadi tanpa pelaku langsung. Di bahasa Indonesia bisa digunakan imbuhan untuk membedakannya, misalnya "saya menjatuhkan bolanya" (pelakunya "saya") vs. "bolanya jatuh" (tanpa pelaku). Di bahasa Jepang ini menjadi ボールとした vs. ボールちた. Contohnya lainnya adalah "memasukkan ke kotak" (入れる vs. "masuk ke kotak" 入る. Bisa juga di bahasa Indonesia digunakan kata yang berbeda untuk pasangan tersebut, misalnya "menghapus" (消す) vs. "menghilang" (消える). Yang paling susah adalah jika di bahasa Indonesia digunakan kata yang sama, misalnya pada "saya membuka pintu" vs. "pintunya membuka". Menggunakan cara berpikir di bahasa Jepang, verba transitif dan intransitif sebetulnya menggambarkan aksi yang sama. Mengetahui istilahnya tidaklah penting, tapi kamu harus tahu mana yang mana agar bisa memilih verba dan partikel yang benar.

Karena arti dasar dan kanjinya sama, kamu bisa belajar dua verba dengan harga satu kanji! Mari kita lihat contoh beberapa verba transitif dan intransitif.

Verba transitif dan intransitif

Transitif

Intransitif

落とす

menjatuhkan

落ちる

jatuh

出す

mengeluarkan

出る

keluar

入れる

memasukkan

入る

masuk

開ける

membuka

開く

membuka
(menjadi terbuka)

閉める

menutup

閉まる

menutup
(menjadi tertutup)

付ける

menempelkan

付く

menempel

消す

menghapus

消える

Menghilang

抜く

mencopot

抜ける

Copot

Perhatikan partikelnya!

Pelajaran paling penting di sini adalah mengenai partikel yang benar untuk verba yang bersangkutan. Tentunya prasyarat utamanya adalah tahu apakah verba yang bersangkutan transitif atau intransitif. Pada kamus WWWJDIC, verba transitif ditandai dengan "vt" dan verba intransitif ditandai "vi". Namun penandaan pada WWWJDIC masih dalam pengerjaan sehingga mungkin belum komprehensif. Jadi saya menyarankan untuk melihat contoh kalimat dari WWWJDIC atau Yahoo!辞書. Contohnya, dengan melihat contoh kalimat 付ける dari WWWJDIC dan Yahoo!辞書, kamu bisa tahu bahwa itu verba transitif karena ada partikel 「を」.

Contoh

(1) 電気付けた- Sayalah yang menyalakan lampu.
(2) 電気付いた- Lampunya menyala.
(3) 電気消す- Mematikan lampu.
(4) 電気消える- Lampu mati.
(5) 開けた- Siapa yang membuka jendela?
(6) どうして開いた- Kenapa jendelanya terbuka?

Hal yang penting untuk diingat adalah verba intransitif tidak bisa memiliki objek langsung karena tidak ada pelaku langsungnya. Contoh-contoh berikut secara tata bahasa salah.
(誤) 電気 付いた- (「を」 seharusnya diganti 「が」 atau 「は」)
(誤) 電気 消える- (「を」 seharusnya diganti 「が」 atau 「は」)
(誤) どうして窓開いた- (「を」 seharusnya diganti 「が」 atau 「は」) Satu-satunya kasus di mana partikel 「を」 bisa digunakan dengan verba intransitif adalah saat suatu lokasi menjadi objek langsung verba gerakan sebagaimana disinggung di bab sebelumnya.

(1) 部屋出た- Keluar kamar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar