|
|
|
Rabu, 20 Oktober 2010
bentuk kamus Jisho=kei N 5
latihan partikel N5
| 1.今日は雨だ。昨日 も 雨だった。 |
| 2.ジムは大学生だ。でも、私 は 大学生じゃない。 |
| 3.これは水。これ も そう。 |
| 4.これはボールペンだ。でも、それ は ボールペンじゃない。 |
| 5.仕事は明日。今日 は 仕事じゃなかった。 |
| 6.ここは入口。出口 も ここだ。 |
Sabtu, 09 Oktober 2010
Peribahasa dalam bahasa jepang yang memakai anggota tubuh
Peribahasa dalam bahasa jepang yang memakai anggota tubuh
:体の部分を使う表現 ( karada no bubun wo tsukau hyougen)
Misalnya:
頭がいい atama ga ii =otaknya baik, pintar, cerdik
頭が悪い= atama ga warui= kepala buruk, otak dangkal, bodoh
口が軽い kuchi ga karui =suka membocorkan rahasia
頭が固い= atama ga katai keras kepala, kepala batu, degil
頭でっかち= atama dekkachi = besar kepala, angkuh, muluk-muluk
鼻が高いhana ga takai =sombong
腰がひくい= koshi ga hikui = rendah hati
手が早い=te ga hayai = ringan tangan, cekatan, cepat memukul, cepat gaul ama cewek
"koshiga omoi"腰 が重い (panggulnya berat) artinya, males jalan, duduk melulu,
"mega ii" 目 が いい (matanya bagus) artinya, seleranya bagus,
"meganai"目 が ない (tidak punya mata) artinya tidak tahan jika melihat benda tertentu, langsung saja mau,
Selasa, 05 Oktober 2010
2. nikko - sunshine, sunlight
3. inazuma - lightning
4. kaminari - thunder
5. kashikoi - smart
6. moon - tsuki
7. konran - confusion
9. bikkuri suru - to be surprised
10. shitsumon - question
11. zurui - sneaky, cunning, sly, crafty
12. ai suru - to love
13. majime - serious
14. taisetsu - important
15. o-shiri - tail, butt
Japanese Vocabula
Kamis, 30 September 2010
kata sifat N 5
Sifat-sifat kata sifat
Karena sekarang kita telah dapat menghubungkan dua nomina menggunakan berbagai partikel, selanjutnya kita ingin menggambarkan nomina kita dengan adjektiva (kata sifat). Ada adjektiva yang bisa langsung memodifikasi nomina yang muncul setelahnya. Ada juga yang memerlukan hiragana pembantu. Berdasarkan hal tersebut, adjektiva dibagi menjadi dua: adjektiva-na dan adjektiva-i. Kita akan melihat perbedaannya dan cara menggunakannya dalam kalimat.
Adjektiva-na
Adjektiva-na sangat mudah dipelajari karena dia pada dasarnya berperilaku seperti nomina. Bahkan, karena mereka begitu mirip, kamu bisa berasumsi bahwa mereka cara kerjanya sama kecuali kalau saya terang-terang menjelaskan perbedaannya. Satu perbedaan utamanya adalah adjektiva-na bisa memodifikasi nomina yang mengikutinya dengan menyelipkan 「な」 di antara adjektiva dan nominanya. Oleh karenanya, dia dinamai adjektiva-na.
(1) 静かな人。- Orang yang pendiam.
Terbalik dengan bahasa Indonesia, di bahasa Jepang kita menyebutkan sifatnya dulu sebelum bendanya. Lalu, 「な」 di situ bisa kamu anggap seperti "yang" pada bahasa Indonesia: dia befungsi menghubungkan benda dan sifatnya. Hanya saja, kalau di bahasa Indonesia kita seringkali bisa membuang "yang" (misalnya "orang pendiam") tanpa ada perubahan arti, pada bahasa Jepang adjektiva-na selalu membutuhkan 「な」. Kita akan secara bebas mengabaikan "yang" pada terjemahan bahasa Indonesianya.
Selain memodifikasi nomina menggunakan 「な」, kamu juga bisa mengatakan bahwa "suatu nomina" bersifat "suatu adjektiva" dengan menggunakan partikel topik atau identifikasi, mengikuti pola [nomina] [partikel] [adjektiva]. Contohnya adalah 「人は静か」. Ini pada dasarnya sama dengan menyatakan keadaan benda yang dipelajari di dua bab sebelumnya. Namun, karena tidak mungkin "suatu adjektiva" menjadi "suatu nomina", maka kita tidak bisa mengatakan [adjektiva] [partikel] [nomina] (misalnya 「静かが人」). Ini cukup jelas karena, misalnya, seseorang bisa saja bersifat pendiam, tapi mengatakan bahwa sifat pendiam adalah orang tidaklah masuk akal.
(1) 友達は親切。- Teman bersifat baik hati.
(2) 友達は親切な人。- Teman adalah orang yang baik hati.
Apa kamu masih ingat bahwa saya mengatakan adjektiva-na bertingkah seperti nomina? Kamu bisa melihatnya di contoh berikut.
(1) ジャヤは魚が好きだ。- Jaya suka ikan.
(2) ジャヤは魚が好きじゃない。- Jaya tidak suka ikan.
(3) ジャヤは魚が好きだった。- Jaya dulu suka ikan.
(4) ジャヤは魚が好きじゃなかった。- Jaya dulu tidak suka ikan.
Apakah konjugasinya terasa akrab? Seharusnya iya, kalau kamu memperhatikan konjugasi keadaan benda untuk nomina. Mungkin kamu perlu membiasakan diri bahwa "suka" di bahasa Jepang dinyatakan dengan kata sifat bukannya kata kerja. Jadi, cara untuk mengatakan "suka ikan" pada bahasa Jepang adalah 「魚が好き」 (ikan bersifat "suki"). Kalau sesuatu bersifat "suki", artinya kamu suka hal tersebut! Ini juga tentunya dipakai untuk menyatakan suka pada orang, misalnya 「リナが好き」 (senang Rina).
Pada contoh-contoh di atas kamu juga bisa melihat partikel topik dan indentifikasi yang bekerja secara harmonis. Partikel topik memberitahu bahwa kalimatnya berbicara mengenai "Jaya", dan partikel identifikasi menunjuk bahwa "ikan" adalah benda yang Jaya suka.
Kamu juga bisa menggunakan tiga konjugasi terakhir untuk memodifikasi nomina secara langsung. (untuk bentuk positif taklampau, ingat bahwa kita perlu 「な」)
(1) 魚が好きなタイプ。- Tipe yang suka ikan.
(2) 魚が好きじゃないタイプ。- Tipe yang tidak suka ikan.
(3) 魚が好きだったタイプ。- Tipe yang dulu suka ikan.
(4) 魚が好きじゃなかったタイプ。- Tipe yang dulu tidak suka ikan.
Di sini, seluruh klausa 「魚が好き」、「魚が好きじゃない」、dll. memodifikasi "tipe" untuk berbicara tentang tipe (orang) yang suka atau tidak suka ikan.
Kamu bahkan bisa memperlakukan seluruh klausa tersebut sebagai sebuah nomina. Contohnya, kita bisa membuat klausa tersebut menjadi topik seperti contoh berikut:
(1) 魚が好きじゃないタイプは、肉が好きだ。
- Tipe (orang) yang tidak suka ikan, suka daging (sapi dsb.)
Adjektiva-i
Adjektiva-i dinamakan begitu karena selalu diakhiri hiragana 「い」. Ini adalah okurigana yaitu bagian yang akan berubah-ubah saat kita mengkonjugasi adjektivanya. Tapi, kamu juga perlu tahu bahwa beberapa adjektiva-na diakhiri 「い」 misalnya 「きれい(な)」. Jadi, bagaimana cara membedakannya? Berita buruknya, tidak ada cara pasti untuk mengetahuinya. Namun berita baiknya adalah saya hanya bisa memikirkan dua adjektiva-na yang diakhiri 「い」 dan umumnya ditulis dengan hiragana: 「きれい」 dan 「嫌い」. Adjektiva-na lain yang diakhiri 「い」 biasanya ditulis dengan kanji jadi kamu bisa melihat bahwa dia bukan adjektiva-i. Contohnya, 「きれい」 jika ditulis dengan kanji adalah 「綺麗」 atau 「奇麗」, dan karena 「い」-nya merupakan bagian dari kanji 「麗」, maka kita bisa tahu bahwa dia tidak mungkin merupakan adjektiva-i. Ini karena inti utama 「い」 pada adjektiva-i adalah memungkinkan dilakukannya konjugasi tanpa mempengaruhi kanjinya. Bahkan, satu-satunya adjektiva-na yang terpikirkan oleh saya yang benar-benar diakhiri hiragana 「い」 hanyalah 「嫌い」. Ini karena 「嫌い」 diturunkan dari kata kerja 「嫌う」.
Apakah kamu ingat bahwa keadaan benda negatif juga diakhiri 「い」 (じゃない)? Nah, kamu bisa memperlakukan adjektiva-i sebagaimana keadaan benda negatif. Misalnya, kamu tidak bisa menempelkan deklaratif 「だ」 ke adjektiva-i sebab kita tahu bahwa keadaan benda negatif juga tidak disertai 「だ」. (Bandingkan dengan adjektiva-na dan nomina yang bisa ditempeli 「だ」)
| JANGAN menempelkan 「だ」 ke adjektiva-i. |
Setelah masalah tadi jelas, kita bisa belajar aturan konjugasi untuk adjektiva-i. Ada dua aturan baru untuk hal tersebut. Untuk bentuk negatifnya, pertama kita buang 「い」 lalu tempelkan 「くない」. Untuk bentuk lampaunya, buang 「い」 lalu tambahkan 「かった」. Karena 「くない」 juga diakhiri 「い」, kamu bisa menganggap bentuk negatifnya sebagai suatu adjektiva-i baru. Jadi aturan konjugasi lampau negatif sama dengan aturan konjugasi lampau positif.
Aturan konjugasi untuk adjektiva-i
- Negatif: Pertama buang akhiran 「い」 dari adjektiva-i lalu tambahkan 「くない」
- 例) 高
い→ 高くない - Lampau: Pertama buang akhiran 「い」 dari adjektiva-i atau adjektiva-i negatif lalu tambahkan 「かった」
- 例) 高
い→ 高かった - 例) 高くな
い→ 高くなかった
| Ringkasan konjugasi adjektiva-i | ||
|
| Positif | Negatif |
| Taklampau | 高い | 高くない |
| Lampau | 高かった | 高くなかった |
Untuk memodifikasi nomina, kamu tinggal menempelkan adjektiva-i langsung.
(1) 高いビル。- Bangunan yang tinggi.
(2) 高くないビル。- Bangunan yang tidak tinggi.
(3) 高かったビル。- Bangunan yang dulunya tinggi.
(4) 高くなかったビル。- Bangunan yang dulunya tidak tinggi.
Kamu juga bisa menggabung banyak adjektiva berturut-turut dalam urutan dan bentuk apapun.
(1) 静かな高いビル。- Bangunan yang hening dan tinggi.
(2) 高い静かなビル。- Bangunan yang tinggi dan hening.
(3) 静かな高くないビル。- Bangunan yang hening dan tidak tinggi.
Dengan adjektiva-i, kita juga bisa membuat klausa nomina deskriptif seperti yang tadi kita lakukan dengan adjektiva-na. Tentunya bedanya adalah kita tidak memerlukan 「な」 untuk memodifikasi nominanya. Pada contoh berikut, klausa deskriptif 「値段が高い」 langsung memodifikasi 「レストラン」.
(1) 値段が高いレストランはあまり好きじゃない。
- Tidak terlalu suka restoran yang harganya mahal.
Perkecualian yang merepotkan
Ada satu adjektiva-i yaitu "baik" yang perilakunya berbeda dengan adjektiva-i lainnya. Ini adalah contoh klasik mengenai susahnya bahasa Jepang bagi pemula karena kata-kata yang paling umum dan berguna adalah kata-kata yang punya banyak perkecualian. Kata untuk "baik" pada awalnya adalah 「よい(良い)」. Namun seiring berlalunya waktu, kata itu kini menjadi 「いい」. Saat ditulis dengan kanji, cara membacanya umumnya adalah 「よい」, jadi 「いい」 hampir selalu ditulis dengan hiragana. Sampai tadi seharusnya tidak ada masalah. Nah sayangnya, semua konjugasinya masih diturunkan dari 「よい」 dan bukan 「いい」. Ini ditunjukkan pada tabel di bawah.
Adjektiva lain yang seperti ini adalah 「かっこいい」 karena merupakan versi singkat gabungan dua kata yaitu 「格好」 dan 「いい」. Karena menggunakan 「いい」, maka konjugasinya juga sama.
|
|
| ||||||||||||||||||||||||
|
|
| |||||||||||||||||||||||||
Selalu ingat untuk menurunkan konjugasinya dari 「よい」 dan bukan 「いい」.
Contoh
(1) 値段があんまりよくない。
- Harganya tidak terlalu bagus.
(2) 彼はかっこよかった!
- Dia (kemarin) benar-benar keren!
|
|
N 5 latihan partikel
Isilah dengan 「は」 atau 「も」
Contoh: これは鉛筆だ。それも鉛筆だ。
| 1.今日 は 雨です。きのう __ 雨 でした。 | ||||||||||||
| 2.ジム は 大学生 です。でも、私 __ 大学生じゃない。 | ||||||||||||
| 3.これ は 水 です。これ __ そう です | ||||||||||||
| 4.これ は ボールペンだ。でも、それ __ ボールペン じゃない。 | ||||||||||||
| 5.仕事 は あした 。今日 __ 仕事 じゃなかった。 | ||||||||||||
6.ここ __入口。出口 __ ここ です。Isilah dengan partikel yang benar, 「は」、 「も」、 atau 「が」
|
「だめ」, 「いけない」, and 「ならない」 for things that must not be done
If you don't know what 「だめ」(駄目) means, I suggest looking it up in WWWJDIC and clicking on the [Ex] link to see the example sentences. It essentially means "no good" but carefully check out the example sentences because it can be used in many different ways. The other two key words in this section are 「いけない」 and 「ならない」 and they have essentially the same basic meaning as 「だめ」. However, while 「いけない」 can be used by itself, 「ならない」 must only be used in the grammar presented here. In addition, while 「いけない」 and 「ならない」 conjugate like i-adjectives they are not actual adjectives. Let's learn how to use these words to express things that must not be done.
- Take the te-form of the verb, add the 「は」 (wa) particle and finally attach either 「だめ」、「いけない」、or 「ならない」.
例) 入る → 入って + は + だめ/いけない/ならない = 入ってはだめ/入ってはいけない/入ってはならない
(1) ここに入ってはいけません。
- You must not enter here.
(2) それを食べてはだめ!
- You can't (must not) eat that!
(3) 夜、遅くまで電話してはならない。
- You must not use the phone until late at night.
(4) 早く寝てはなりませんでした。
- Wasn't allowed to sleep early.
The difference between 「だめ」、「いけない」、and 「ならない」 is that, first of all, 「だめ」 is casual. While 「いけない」 and 「ならない」 are basically identical, 「ならない」 is generally more for things that apply to more than one person like rules and policies.
Expressing things that must be done
You may have predicted that the opposite of "You must not do" would use 「いける」 or 「なる」 because they look like the positive version of 「いけない」 and 「ならない」. However, 「いけない」 and 「ならない」 must always be negative, so this is not correct. In actuality, we still use the same 「だめ/いけない/ ならない」 and use the opposite of the verb that goes in front of it instead. This double negative can be kind of confusing at first but you will get used to it with practice. There are three ways to conjugate the verb before adding 「だめ/いけない/ならない」 and two of them involve conditionals so aren't you glad that you just learned conditionals in the previous section?
- Negative te-form + 「は」 (wa) particle + だめ/いけない/ならない
- Negative verb + 「と」 conditional + だめ/いけない/ならない
- Negative verb + 「ば」 conditional + だめ/いけない/ならない
●The first method is the same as the "must not do" grammar form except that we simply negated the verb.
(1) 毎日学校に行かなくてはなりません。- Must go to school everyday.
(2) 宿題をしなくてはいけなかった。- Had to do homework.
●The second method uses the natural conditional that we learned in the last lesson. Literally, it means if you don't do something, then it automatically leads to the fact that it is no good. (In other words, you must do it.) However, people tend to use it for situations beyond the natural consequence characterization that we learned from the last section because it's shorter and easier to use than the other two types of grammar.
(1) 毎日学校に行かないとだめです。- Must go to school everyday.
(2) 宿題をしないといけない。- Have to do homework.
●The third method is similar to the second except that it uses a different type of conditional as explained in the last lesson. With the 「ば」 conditional, it can be used for a wider range of situations. Note that since the verb is always negative, for the 「ば」 conditional, we will always be removing the last 「い」 and adding 「ければ」.
(1) 毎日学校に行かなければいけません。 - Must go to school everyday.
(2) 宿題をしなければだめだった。- Had to do homework.
It may seem like I just breezed through a whole lot of material because there are three grammar forms and 「だめ/いけない/ ならない」 adding up to nine possible combinations (3x3). However, some combinations are more common than others but I did not explicitly point out which were more common because any combination is technically correct and going over style would merely confuse at this point. Also, keep in mind that there is nothing essentially new in terms of conjugation rules. We already covered conditionals in the last lesson and adding the wa particle to the te-form in the beginning of this section.
※ Reality Check
Although we spent the last section explaining 「~なければ」 and 「~なくては」, the reality is that because they are so long, they are practically never used in real conversations. While they are often used in a written context, in actual speech, people usually use the 「と」 conditional or the various shortcuts described below. In casual speech, the 「と」 conditional is the most prevalent type of conditional. Though I explained in depth the meaning associated with the 「と」 conditional, you have to take it with a grain of salt here because people are inherently lazy.
Various short-cuts for the lazy
You may have been grumbling and complaining about how long most of the expressions are just to say you must do something. You can end up with up to eight additional syllables just to say "I have to..."!
Well, others have thought the same before and people usually use short abbreviated versions of 「なくては」 and 「なければ」 in casual speech. Teachers are often reluctant to teach these overly familiar expressions because they are so much easier to use which is bad for times when they might not be appropriate. But, on the other hand, if you don't learn casual expressions, it makes it difficult to understand your friends (or would-be friends if you only knew how to speak less stiffly!). So here they are but take care to properly practice the longer forms so that you will be able to use them for the appropriate occasions.
- Simply replace 「なくて」 with 「なくちゃ」
- Simply replace 「なければ」 with 「なきゃ」
Right now, you may be saying, "What the?" because the "abbreviations" are about the same length as what we've already covered. The secret here is that, unlike the expressions we learned so far, you can just leave the 「だめ/いけない/ならない」 part out altogether!
(1) 勉強しなくちゃ。 - Gotta study.
(2) ご飯を食べなきゃ。 - Gotta eat.
The 「と」 conditional is also used by itself to imply 「だめ/いけない/ならない」.
(1) 学校に行かないと。-Gotta go to school.
There is another 「ちゃ」 abbreviation for things that you must not do. However, in this case, you cannot leave out the 「だめ/いけない/ならない」 part out. Since this is a casual abbreviation, 「だめ」 is used in most cases.
One very important difference for this casual form is that verbs that end in 「む」、「ぶ」、「ぬ」 use 「じゃ」 instead of 「ちゃ」. Essentially, all the verbs that end in 「んだ」 for past tense fall in this category.
- Replace 「ては」 with 「ちゃ」
- Replace 「では」 with 「じゃ」
(1) ここに入っちゃ だめ だよ。 - You can't enter here.
(2) 死んじゃ だめ だよ! - You can't die!
On a final note, in general, 「ちゃ」 sounds a bit cutesy or girly. You've already seen an example of this with the 「ちゃん」 suffix. Similarly, 「なくちゃ」 also sounds a bit cutesy or childish.
Saying something is ok to do or not do
Now let's learn how to say either that it's ok to do or not do something. I decided to shove this section in here because in Japanese, this is essential how to say that you don't have to something (by saying it's ok to not do it). The grammar itself is also relatively easy to pick up and makes for a short section.
By simply using the te-form and the 「も」 particle, you are essentially saying, "even if you do X..." Common words that come after this include 「いい」, 「大丈夫」, or 「構わない」. Some examples will come in handy.
(1) 全部食べて もいい よ。
- You can go ahead and eat it all. (lit: Even if you eat it all, it's good, you know.)
(2) 全部食べなくて も いい よ。
- You don't have to eat it all. (lit: Even if you don't eat it all, it's good, you know.)
(3) 全部飲んでも 大丈夫 だよ。
- It's OK if you drink it all. (lit: Even if you drink it all, it's OK, you know.)
(4) 全部飲ん でも 構わないよ。
- I don't mind if you drink it all. (lit: Even if you drink it all, I don't mind, you know.)
In casual speech, 「~てもいい」 sometimes get shortened to just 「~ていい」 (or 「~でいい」 instead of 「~でもいい」 ).
(1) もう帰って いい?
- Can I go home already?
(2) これ、ちょっと 見て いい?
- Can I take a quick look at this?